3 Alasan AL IRGC Mengendalikan Lalu Lintas Selat Hormuz dengan Wewenang Penuh

4 hours ago 6

loading...

AL IRGC mengendalikan lalu lintas Selat Hormuz dengan wewenang penuh. Foto/Press TV

TEHERAN - Unit komando operasional tertinggi Iran mengatakan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendali penuh angkatan bersenjata, memperingatkan bahwa campur tangan militer apa pun di jalur air strategis tersebut akan memicu respons.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengatakan pengelolaan Selat Hormuz dilakukan “dengan wewenang penuh” oleh angkatan bersenjata.

3 Alasan AL IRGC Mengendalikan Lalu Lintas Selat Hormuz dengan Wewenang Penuh

1. Mengancam Kapal Tanker dan Kargo yang Melanggar Pelayaran

“Semua kapal, kapal komersial, dan kapal tanker minyak secara eksklusif diharuskan untuk melintas melalui rute yang ditentukan dan mendapatkan izin dari Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC),” tambahnya, dilansir Press TV.

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya mematuhi peraturan yang telah ditetapkan untuk semua kapal yang menggunakan jalur air strategis tersebut, dan memperingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap peraturan ini akan “sangat membahayakan keamanan pelayaran mereka”.

2. Melawan Kapal Militer Asing di Selat Hormuz

Komando militer juga mengeluarkan peringatan keras kepada angkatan laut asing yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Setiap tindakan oleh kapal militer yang bertujuan untuk mengganggu pengelolaan Selat Hormuz atau menciptakan gangguan dalam navigasi akan menjadi sasaran Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran,” tegasnya.

3. Patuh Menjalankan Perintah Mojtaba Khamenei

Iran telah membatasi akses Selat Hormuz, yang dilalui seperlima minyak dan gas dunia, hanya untuk kapal-kapal milik Amerika Serikat dan sekutunya yang berpartisipasi atau mendukung perang agresi AS-Israel terhadap Republik Islam.

Read Entire Article
Prestasi | | | |