Ormas Laskar Merah Putih (LMP) menggelar rekonsiliasi dengan kembalinya Adek Erfil Manurung ke dalam barisan yang dipimpin M Arsyad Cannu. Foto/istimewa
JAKARTA - Setelah bertahun-tahun dilanda dualisme kepemimpinan, ormas Laskar Merah Putih (LMP) akhirnya menggelar rekonsiliasi. Hal itu menyusul kembalinya Adek Erfil Manurung ke dalam barisan yang dipimpin M Arsyad Cannu.
Rekonsiliasi tersebut ditandai dengan penandatanganan antara mantan Ketua Umum LMP Efril Adek Manurung dengan Ketua Umum LMP periode 2025 - 2030 Arsyad Canu di Markas Besar (Mabes) LMP di Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Selasa 21 April 2026.
Rekonsiliasi ini menjadi momen bersejarah berakhirnya dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi tersebut. Dengan semangat kebersamaan, para tokoh utama LMP sepakat untuk bersatu demi membesarkan organisasi serta memperkuat kontribusi bagi bangsa dan negara.
Baca juga: Ketum LMP: Pancasila Landasan Kokoh Pembangunan dan Sumber Energi Besar Indonesia
Langkah Adek Erfil Manurung untuk kembali bergabung sekaligus mengakui kepemimpinan M.Arsyad Cannu akan menjadi kekuatan bagi LMP dan berakhirnya konflik internal yang selama ini membelah organisasi.


















































