loading...
AS dan Israel hanya jadi sumber kerusakan, Iran serukan tatanan baru negara bagian. Foto/X
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf menyerukan negara-negara Timur Tengah dan Islam untuk membangun tatanan regional baru berdasarkan kemampuan, sumber daya, dan rakyat mereka sendiri, dengan menyatakan bahwa "akar dari semua kemalangan adalah rezim Zionis."
Berbicara di sela-sela sesi ke-20 Uni Parlemen Negara-Negara Islam (PUIC) di Baku pada hari Rabu, Qalibaf bertemu dengan Ketua Parlemen Turki Numan Kurtulmuş dan Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova, mendesak persatuan yang lebih besar di antara negara-negara Muslim.
Selama pertemuan dengan Kurtulmuş, Qalibaf merujuk pada hasil perang 12 hari pada Juni 2025 dan Perang Ramadan 40 hari yang dimulai pada Februari antara AS dan Israel, menekankan pelajaran yang dipetik untuk semua negara di kawasan dan dunia Islam.
"Telah menjadi jelas bahwa akar dari semua kemalangan adalah rezim Zionis, dan kedua, kesombongan kosong dan kekuatan palsu Amerika runtuh selama perang ini. Oleh karena itu, negara-negara Timur Tengahdan dunia Islam harus membangun tatanan baru berdasarkan kemampuan, sumber daya, dan rakyat mereka sendiri," katanya, dilansir Press TV.
Qalibaf merinci skala agresi AS-Israel terhadap Iran, menggambarkan pemboman tersebut sebagai "tak terbayangkan" dan "bahkan lebih besar daripada beberapa perang besar di era modern."
Iran merespons "dengan keras dan tepat," katanya, memuji rakyat Iran atas keteguhan dan kehadiran mereka di alun-alun kota dan desa selama lebih dari 110 hari.
Pembicara Iran itu juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Turki dalam mengutuk "agresi brutal" AS dan Israel, dan atas kerja samanya dalam menghadapi kelompok-kelompok bersenjata yang didukung oleh rezim Zionis dan Amerika.
















































