loading...
Buah selama ini dikenal sebagai sumber vitamin dan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Foto/Healthday.
JAKARTA - Buah selama ini dikenal sebagai sumber vitamin dan nutrisi yang baik bagi kesehatan. Namun yang belum banyak diketahui adalah kandungan fruktosa atau gula buah yang bisa menganggu kesehatan.
Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University, Prof Antonius Suwanto, mengingatkan bahwa konsumsi fruktosa berlebihan dapat meningkatkan risiko asam urat, hipertensi, hingga gangguan metabolisme.
Baca juga: Ini Menu Sarapan Terbaik sebelum Olahraga, Pisang dan Ubi Cilembu Juaranya
Fruktosa merupakan salah satu jenis gula sederhana yang banyak ditemukan pada buah-buahan, terutama buah yang sangat manis. Selain itu, fruktosa juga terdapat dalam gula pasir, minuman manis, permen, kue, dan berbagai makanan olahan.
Benarkah Fruktosa Dapat Memicu Asam Urat?
Prof Antonius menjelaskan, fruktosa, glukosa, dan sukrosa adalah gula yang sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari. Namun, proses pengolahan fruktosa di dalam tubuh berbeda dengan glukosa.
“Glukosa digunakan oleh berbagai sel tubuh sebagai sumber energi. Sementara fruktosa, sebagian besarnya dimetabolisme di hati melalui jalur khusus yang membuatnya dapat langsung diubah menjadi lemak,” katanya, melalui siaran pers, Sabtu (27/6/2026).














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4847741/original/052423500_1717056787-excited-couple-laughing-looking-smartphone.jpg)



