BMKG Pantau Pergerakan 3 Bibit Siklon Tropis yang Kepung Indonesia

4 hours ago 5

loading...

BMKG mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia. Keberadaan fenomena ini memicu potensi peningkatan curah hujan (cuaca ekstrem), angin kencang, hingga gelombang tinggi. Foto/BMKG

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia. Keberadaan fenomena ini memicu potensi peningkatan curah hujan (cuaca ekstrem), angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah provinsi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan, berdasarkan pantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta hingga pukul 07.00 WIB, ketiga sistem yang saat ini aktif adalah Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Banten–Jawa Barat, Bibit Siklon Tropis 93S di sebelah barat laut daratan Australia, serta Bibit Siklon Tropis 92P di Teluk Carpentaria sebelah selatan Papua Selatan.

"Kami memantau pergerakan ketiga bibit siklon ini secara intensif selama 24 jam penuh. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang. Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari informasi yang tidak benar (hoaks)," kata Faisal, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga: 3 Bibit Siklon Tropis Kepung Indonesia, BMKG Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menjelaskan, berdasarkan hasil analisis terkini, Bibit Siklon 90S memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-48 jam ke depan. Sementara bibit lainnya, 93S dan 92P, memiliki peluang rendah, tetapi keseluruhannya tetap memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan Indonesia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |