loading...
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar turut hadir dan memberikan sambutan saat press screening film Na Willa pada Selasa (10/3/2026) di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Foto: Mei Sada Sirait
JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar turut hadir dan memberikan sambutan saat press screening film Na Willa pada Selasa (10/3/2026) di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan. Ia menilai film Na Willa menjadi salah satu gebrakan baru bagi industri film anak di Indonesia.
Menurut Irene, film ini bukan sekedar tontonan keluarga, tetapi juga contoh bagaimana sebuah karya kreatif bisa berkembang dari berbagai sisi industri.
“Buat saya ini satu gebrakan lagi dari Cinema Go-Ahead Indonesia. Luar biasa banget,” ujar Irene.
Irene menjelaskan bahwa Na Willa merupakan adaptasi dari buku cerita anak yang kemudian diperluas menjadi film. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan potensi besar pengembangan kekayaan intelektual (IP) di sektor ekonomi kreatif.
Baca Juga : Film Na Willa Tayang di Libur Lebaran, Angkat Peran Ibu dan Anak
“Ini bukan hanya sebuah adaptasi dari buku, tapi juga perluasan IP. Dari buku cerita bisa menjadi film, dan nantinya bisa berkembang ke licensing dan merchandising,” kata Irene.
Di luar potensi ekonomi kreatif, Irene menilai nilai utama dari film ini adalah pesan kehangatan yang dibawa kepada penonton, khususnya keluarga. Ia menyebut Na Willa bisa menjadi pilihan tontonan bagi orang tua yang ingin mengajak anak, keponakan, atau keluarga menonton film saat libur Lebaran.


















































