loading...
Syngenta Indonesia meluncurkan fungisida inovatif MIRAVIS Duo® untuk tanaman padi di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Syngenta Indonesia meluncurkan fungisida inovatif MIRAVIS Duo® untuk tanaman padi di Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur, guna meningkatkan produktivitas dan kualitas gabah petani di tengah ancaman penyakit tanaman dan perubahan cuaca. Peluncuran pada 17 Juni 2026 itu menjadi yang ketiga di Pulau Jawa setelah sebelumnya diperkenalkan di Cilacap dan Karawang.
“Kami sangat mengapresiasi Syngenta yang telah menghadirkan inovasi yang luar biasa bagi petani. Semoga hadirnya inovasi ini membawa dampak signifikan bagi petani dan Kabupaten Jember. Apalagi saat ini Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sangat bagus, terbaik sepanjang sejarah, yaitu mencapai Rp7.500,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember Moh. Djamil dalam keterangan pers, Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga: Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Kabupaten Jember dipilih sebagai lokasi peluncuran karena merupakan salah satu sentra produksi beras terbesar di kawasan Tapal Kuda dan masuk tiga besar daerah dengan luas panen terbesar di Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2 Juni 2026, Kabupaten Jember menghasilkan 446.097 ton beras.
Syngenta Indonesia menyebutkan MIRAVIS Duo® berbasis teknologi ADEPIDYN™ dirancang untuk memberikan perlindungan tanaman secara cepat dan konsisten. Produk tersebut diklaim mampu terserap ke seluruh jaringan tanaman dalam waktu enam jam dan memberikan perlindungan hingga 14 hari.
Selain melindungi tanaman dari penyakit seperti bercak daun dan hawar daun, fungisida itu juga disebut mampu menjaga daun bendera tetap hijau dan bersih sehingga proses fotosintesis berjalan optimal. Kondisi tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas gabah dan produktivitas panen petani.


















































