loading...
PLN Indonesia Power menyiapkan pengembangan 268 proyek pembangkit listrik. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PLN Indonesia Power (PLN IP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional melalui pengembangan pembangkit listrik yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Melalui implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, perusahaan menyiapkan pengembangan 268 proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas tambahan mencapai 30.276,2 MW yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pengembangan proyek pembangkit tersebut merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Direktur Utama Bernadus Sudarmanta mengatakan bahwa rencana pengembangan pembangkit ini merupakan bagian dari transformasi strategis PLN Indonesia Power untuk menghadirkan sistem pembangkitan yang semakin ramah lingkungan.
“PLN Indonesia Power berkomitmen untuk menjadi salah satu penggerak utama transisi energi nasional. Melalui pengembangan pembangkit baru yang semakin didominasi energi baru terbarukan serta upaya dekarbonisasi pembangkit eksisting, kami optimistis dapat mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060,” ujar Bernadus seperti dikutip, Minggu (15/3/2026).
Baca Juga: Co-Firing Biomassa, PLN IP Berhasil Tekan 1,26 Juta Ton Emisi Karbon


















































