loading...
Negara yang selama bertahun-tahun dikepung sanksi ekonomi ketat dan diisolasi oleh Blok Barat, Venezuela kini mendadak bertransformasi menjadi juru selamat pasokan energi global. Foto/Dok
JAKARTA - Peta geopolitik energi dunia kembali berputar 180 derajat. Negara yang selama bertahun-tahun dikepung sanksi ekonomi ketat dan diisolasi oleh Blok Barat, Venezuela kini mendadak bertransformasi menjadi juru selamat
Laporan data pelayaran tanker internasional terbaru pada pembukaan pekan ini menunjukkan bahwa ekspor minyak mentah Venezuela melesat menyentuh angka 1,25 juta barel per hari (bpd) sepanjang bulan Mei 2026.
Baca Juga: Mengapa AS Kepincut Minyak Venezuela, Apa Istimewanya?
Lonjakan ini menandai pertumbuhan ekspor selama tiga bulan berturut-turut, yang secara mengejutkan justru disokong oleh membanjirnya pesanan kargo baru menuju Amerika Serikat (AS) , India, hingga negara-negara Eropa.
Geliat Rezim Baru: Produksi Minyak Cetak Rekor Sejak 2019
Kebangkitan dramatis industri emas hitam negara OPEC ini tidak lepas dari dinamika politik domestik. Di bawah pemerintahan Presiden Interim Delcy Rodriguez yang mendapat dukungan AS, iklim investasi di Venezuela mencair drastis. Washington resmi melonggarkan sanksi energinya, memicu perusahaan asing untuk berbondong-bondong memperluas proyek minyak dan gas di negara ini.


















































