Fraksi PKB DKI Desak Target RDF Dimaksimalkan sesuai Rencana Pembangunannya

2 hours ago 6

loading...

Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta M. Fuadi Luthfi. Foto: Instagram Fuadi Luthfi

JAKARTA - Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta mendesak agar target Pemerintah Provinsi Jakarta terkait fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara dimaksimalkan sesuai dengan rencana pembangunannya. Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta M. Fuadi Luthfi, pernyataan Gubernur Pramono Anung yang menyebut target 1.000 ton per hari di RDF Plant Rorotan sebagai sudah sangat baik justru menjadi pengakuan tidak langsung atas kegagalan pemerintah mengelola proyek senilai Rp1,28 triliun itu.

Fasilitas yang sejak awal dirancang untuk mengolah 2.500 ton sampah per hari itu kini hanya berjalan atau bahkan baru ditargetkan berjalan di 40 persen kapasitasnya, lebih dari setahun setelah seharusnya beroperasi penuh.

“Analogi sederhananya, kalau kita membeli mobil seharga Rp 1,28 triliun dan mobilnya hanya bisa jalan 40 persen dari kecepatan yang dijanjikan, apakah itu sudah sangat baik? Pernyataan itu bukan kabar baik. Itu pengakuan bahwa ada yang tidak beres, dan pemerintah memilih membingkainya sebagai pencapaian,” kata Fuadi, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Warga Keluhkan Bau Sampah, DLH DKI Jakarta: Operasional RDF Plant Rorotan Bertahap

Fuadi mengungkapkan ada tiga lapis kegagalan yang saling terkait dalam pengelolaan proyek ini. Pertama, kegagalan perencanaan teknis. Teknologi RDF dibangun untuk mengolah sampah yang sudah terpilah dan relatif kering, tapi sampah Jakarta yang datang ke Rorotan masih campur basah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |