Gencatan Senjata Diperpanjang, Kenapa Militer Iran Justru Siaga 100 Persen?

4 hours ago 13

loading...

Gencatan senjata diperpanjang, militer Iran justru siaga 100 persen. Foto/X

TEHERAN - Militer Iran mengatakan akan segera menyerang “target yang telah ditentukan sebelumnya” jika AS melancarkan serangan baru. Itu dilakukan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.

Gencatan Senjata Diperpanjang, Kenapa Militer Iran Justru Siaga 100 Persen?

1. AS Kerap Melakukan Ancaman Berulang

Peringatan tersebut disampaikan oleh Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, menyusul apa yang ia sebut sebagai ancaman berulang dari Presiden AS Trump dan komandan militer Amerika.

“Pasukan kami yang cakap dan kuat telah lama berada dalam keadaan siaga 100 persen dan siap serta siap beraksi,” kata Zolfaghari.

Jika terjadi “agresi dan tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran,” pasukan Iran akan “segera dan dengan kuat menyerang target yang telah ditentukan sebelumnya”.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump mengatakan Amerika Serikat akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran menyusul permintaan dari pejabat Pakistan, dan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran akan tetap berlaku.


2. Iran Sebut Blokade Selat Hormuz oleh AS sebagai Pembajakan

Kedutaan Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa telah mengecam AS atas tindakan yang memiliki "ciri khas pembajakan" setelah pasukan militer AS menyerang kapal dagang Iran di Laut Oman.

Read Entire Article
Prestasi | | | |