loading...
Iran klaim memiliki banyak kejutan untuk hadapi skenario AS. Foto/Press TV
TEHERAN - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negara itu sepenuhnya siap untuk bereaksi terhadap rencana jahat Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengubah persamaan ekonomi yang muncul dari agresi AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran.
Dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada hari Senin, Araghchi menyatakan bahwa operasi militer AS, yang ia sebut "Kesalahan Epik" alih-alih "Kemarahan Epik," telah mendorong harga energi dan komoditas internasional ke tingkat yang tak tertahankan.
Ia menyarankan bahwa AS mungkin mempertimbangkan untuk mengejutkan Iran dengan melancarkan serangan terhadap fasilitas produksi energinya.
Tanpa menjelaskan lebih lanjut, menteri tersebut mencatat bahwa langkah seperti itu bisa jadi merupakan upaya AS untuk menahan guncangan ekonomi yang semakin meningkat yang disebabkan oleh perang dan dampaknya terhadap harga energi.
“Sembilan hari setelah Operasi Epic Mistake dimulai, harga minyak telah berlipat ganda sementara semua komoditas meroket. Kita tahu AS sedang merencanakan serangan terhadap situs minyak dan nuklir kita dengan harapan dapat menahan guncangan inflasi yang besar. Iran sepenuhnya siap,” kata Araghchi dalam unggahannya.
“Dan kita juga memiliki banyak kejutan yang menanti,” tambahnya.


















































