Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah

6 hours ago 24

loading...

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto/anadolu

TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan berdiri melawan kekuatan terbesar di dunia, yang dilengkapi dengan senjata nuklir, selama 40 hari bukanlah lelucon. Dia menegaskan dunia telah menyadari kekuatan sejati bangsa Iran.

Berbicara dalam komentar yang dimuat kantor berita IRIB, Araghchi juga mengeluarkan peringatan langsung kepada negara-negara regional. “Kami memperingatkan negara-negara regional bahwa pangkalan AS yang digunakan untuk agresi apa pun terhadap Iran adalah target yang sah,” katanya.

Menteri luar negeri Iran itu juga mengatakan, “Kami berkomitmen untuk membina hubungan yang berkelanjutan dan konstruktif dengan Arab Saudi.”

Dia mengatakan Iran telah mencapai keuntungan strategis dalam beberapa bulan terakhir. Menlu menekankan struktur keamanan kawasan harus dibangun oleh negara-negaranya sendiri tanpa campur tangan asing.

Sementara itu, dalam wawancara dengan Al Mayadeen TV, Araghchi mengatakan kehadiran pangkalan militer AS telah menjadi “sumber ketidakstabilan” di kawasan itu.

Ia juga membahas perkembangan domestik dan internasional yang terkait dengan perang baru-baru ini, dengan mengatakan kepemimpinan Iran tetap hadir di lapangan dan menikmati dukungan domestik yang luas.

Araghchi mengatakan kepemimpinan Iran sebelumnya telah menekankan untuk tetap dekat dengan rakyat dan berbagi risiko apa pun yang dihadapi negara.

Read Entire Article
Prestasi | | | |