loading...
Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) 2026-2030 resmi dilantik. Foto/istimewa
JAKARTA - Di era digital yang ditandai oleh percepatan teknologi, banjir informasi, dan meningkatnya disinformasi, komunikasi memiliki peran krusial dalam menjaga kedaulatan bangsa. Komunikasi yang berbasis ilmu pengetahuan, etika, dan dialog dapat menjadi jembatan untuk memperkuat persatuan nasional sekaligus membangun perdamaian global.
Hal tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si., dalam sambutannya pada pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) 2026-2030 yang berlangsung di Auditorium Prof. Dr. Djayusman, Kampus LSPR Sudirman Park, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurut Guru Besar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) tersebut, komunikasi saat ini tidak lagi sekadar aktivitas penyampaian pesan, tetapi telah menjadi instrumen strategis dalam menjaga kedaulatan negara di tengah arus globalisasi informasi.
Baca juga: Effendi Gazali dkk Merapat ke Rumah JK, Bahas Jurang Komunikasi
“Karena itu, Sarjana Ilmu Komunikasi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa ruang komunikasi publik tidak hanya dipenuhi oleh arus informasi yang cepat, tetapi juga oleh narasi yang membangun, memperkuat demokrasi, serta memperkaya kehidupan masyarakat,” tegas Atwar yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat ISKI periode 2026-2030 ini.
Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) secara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026–2030 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi komunitas sarjana komunikasi Indonesia untuk memperkuat peran ilmu komunikasi dalam menghadapi berbagai tantangan nasional dan global di era transformasi digital.


















































