Israel Serang Fasilitas Gas South Pars Iran, Pasokan ke Irak Terhenti

9 hours ago 6

loading...

Israel menyerang fasilitas gas Gas South Pars Iran. Foto/educationpost

BAGHDAD - Kementerian Listrik Irak mengatakan aliran gas Iran telah terhenti menyusul perkembangan di wilayah tersebut. Kondisi ini secara signifikan mengurangi pasokan untuk pembangkit listrik dan menyebabkan sekitar 3.100 megawatt tidak dapat beroperasi.

Gangguan tersebut terjadi setelah media Iran melaporkan beberapa fasilitas yang terkait dengan ladang gas South Pars di zona energi Assaluyeh di pantai selatan Teluk Iran menjadi sasaran serangan rudal pada hari Rabu.

Iran memiliki 43 ladang gas, dengan South Pars sebagai yang paling signifikan. Ini adalah ladang gas alam terbesar di dunia, dan dibagi dengan Qatar, di mana dikenal sebagai Ladang Utara.

Perkembangan ini terjadi di tengah kekhawatiran global bahwa infrastruktur energi Iran dapat menjadi sasaran serangan AS atau Israel selama perang, yang sekarang memasuki minggu ketiga, berpotensi menyebabkan kerusakan ekonomi dan lingkungan yang besar di seluruh wilayah.

Kantor Berita Irak (INA) mengutip juru bicara Kementerian Kelistrikan, Ahmad Moussa, yang mengatakan, “Akibat perkembangan di kawasan tersebut, aliran gas Iran ke Irak terhenti sepenuhnya sekitar satu jam yang lalu, menyebabkan sekitar 3.100 megawatt listrik tidak dapat beroperasi.”

Moussa mengatakan pihak berwenang telah mengarahkan peningkatan koordinasi dengan Kementerian Perminyakan untuk mengkompensasi hilangnya gas tersebut menggunakan bahan bakar alternatif dan pasokan gas domestik.

“Hilangnya 3.100 megawatt tentu akan memengaruhi sistem tenaga listrik. Kami telah mempersiapkan diri dengan baik untuk memastikan stasiun-stasiun kami siap menjelang puncak permintaan (musim panas),” tambahnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |