loading...
Bekerja sama dengan Unpad, Kementerian Transmigrasi mendorong pengembangan ubi jalar di kawasan transmigrasi. Foto/Kementrans.
JAKARTA - Kementerian Transmigrasi terus memperkuat langkah transformasi transmigrasi melalui pengembangan komoditas unggulan berbasis kawasan. Bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran ( Unpad ), Kementerian Transmigrasi mendorong pengembangan ubi jalar tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah melalui proses industrialisasi.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan terbuka peluang usaha baru, peningkatan pendapatan, serta penguatan ekonomi di kawasan transmigrasi.
Baca juga: Kementrans Perkuat Sinergi Indonesia-Qatar untuk Pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu di Rempang
“Kementerian Transmigrasi memiliki kekuatan pada lahan dan tenaga kerja transmigran. Namun, kami masih membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di sinilah peran Unpad sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat menjadi sangat penting,” kata Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam kunjungannya ke Universitas Padjajaran, Jatinangor, Rabu (22/4/2026).
Menteri Iftitah menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem yang utuh, mulai dari riset, produksi, investasi, hingga pasar. Kolaborasi ini menjawab kebutuhan nyata di kawasan transmigrasi.


















































