loading...
Tentara Israel memasang spanduk di atas gedung Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Foto/instagram
JAKARTA - Pemerintah Indonesia menuduh Israel mengibarkan spanduk “propaganda” di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia yang dibangun di Gaza dengan dana dari rakyat Indonesia. Rumah sakit tersebut, di utara Gaza dekat pagar perbatasan dengan Israel, dibuka pada akhir tahun 2015 setelah Komite Penyelamatan Darurat Medis Indonesia, LSM kemanusiaan, mengumpulkan Rp126 miliar (sekitar USD7,3 juta) dalam bentuk donasi untuk pembangunannya, menurut kantor berita negara Antara.
Rumah sakit itu hancur dalam perang genosida Israel di Gaza. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengatakan di akun X bahwa satu spanduk kini telah dikibarkan di atas reruntuhan gedung Rumah Sakit Indonesia yang menyinggung perang 12 hari Israel melawan Iran tahun lalu.
“Penggunaan simbol militer dan propaganda di atas reruntuhan rumah sakit yang hancur, terutama jika dikaitkan dengan operasi militer tertentu, adalah tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan,” tegas Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di X.
“Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina,” papar Kemlu.
Indonesia mengutuk keras dan memprotes pemasangan spanduk “Singa Bangkit” oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.


















































