Kenaikan BBM Non-Subsidi, DPR: Kelas Menengah ke Atas Shock

2 hours ago 13

loading...

Anggota Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti kenaikan signifikan harga BBM non-subsidi. Kenaikan itu membuat masyarakat kelas menengah shock dan kaget. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Anggota Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti kenaikan signifikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi . Kenaikan itu membuat masyarakat kelas menengah shock dan kaget.

Menurut Jalal, lonjakan harga yang terjadi dalam waktu singkat menunjukkan lemahnya aspek komunikasi publik dari pemerintah, sehingga masyarakat tidak memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi.

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi Tak Terhindarkan, Ekonom: Konsekuensi Logis

“Kelas menengah ke atas cukup shock, cukup kaget, karena pengumumannya sangat mendadak dan kenaikannya luar biasa,” ujar Jalal, Rabu (22/4/2026).

Dia mencontohkan kenaikan harga yang signifikan pada sejumlah jenis BBM non-subsidi dalam waktu singkat yang langsung dirasakan masyarakat di lapangan. “Saya merasakan dari sekitar Rp14.000–Rp15.000 menjadi Rp23.900. Kenaikannya sangat tinggi,” ucapnya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |