Kick Off MBG untuk Bumil dan Balita, DPRD Kota Bogor Siap Berikan Dukungan

6 days ago 9

loading...

Kemendukbangga/BKKBN bersama dengan BGN menandatangani MoU dan PKS terkait dimulainya program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Foto/Dok. SINDOnews

BOGOR - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ BKKBN bersama dengan Badan Gizi Nasional ( BGN ) menandatangani MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait dimulainya program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Penandatanganan dilakukan di kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor M Rusli Prihatevy bersama Dandim 0606 Kota Bogor Letkol Inf Dwi Agung Prihanto turut hadir untuk mendampingi kegiatan Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dan Kepala BGN Dadan Hindayana.

Baca Juga

Kepala BGN Pastikan Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan saat Bulan Puasa

Penandatanganan yang dilakukan ini merupakan kolaborasi antara dua lembaga yang bertujuan memberikan MBG yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita. "Kami membantu BGN dalam proses pendistribusian MBG yang diperuntukan untuk ibu hamil, menyusui, dan balita. Karena kami punya tim dan kader KB serta data-data sehingga pendistribusian tepat sasaran," kata Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji dalam siaran pers, Sabtu (8/3/2025).

Melihat antusiasme ibu-ibu di Posyandu Kenari, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Wihaji mengaku senang. Apalagi pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

Ia menekankan sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto, kegiatan ini harus dilaksanakan dengan skema pentahelix. Dengan demikian kerjasama antarlembaga dan dukungan pemerintah daerah serta DPRD Kota Bogor sangat dibutuhkan.

"Karena kita ini perintah Pak Presiden tidak bisa kerja sendirian. Harus pentahelix kerjasama antar stakeholder terkait, termasuk dukungan dari Dewan saya kira juga penting karena itu bagian dari semangat kepersamaan menata Indonesia lebih baik, demi merah putih," jelasnya.

Dari Posyandu Kenari, Wihaji didampingi Rusli mengunjungi UPT Balai Diklat KKB Kota Bogor. Di itu mereka mengikuti kegiatan Diskusi Program Bangga Kencana dengan para penyuluh KB Kota Bogor.

Dalam kesempatan itu, Wihaji menyampaikan kepada penyuluh KB di Kota Bogor agar bisa melaksanakan tugas sesuai dengan fungsi agar pelaksanaan MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita bisa berjalan dengan baik di Kota Bogor. Wihaji juga turut menyampaikan ada lima program unggulan Quick Win yang akan dijalankan.

Sebuah program orang tua asuh cegah stunting, taman asuh sayang anak (Tamasha), gerakan ayah teladan (Gate), super app berbasis AI dan pelayanan digital berbasis AI. "Itu menjadi quick win kita, semuanya berangkat dari masalah yang ada, kita cari jalan keluarnya program itu," tegasnya.

"Dan ini teman-teman sudah kasih penjelasan sedikit saja. Nanti akan diperjelas tindak lanjut setelah nanti pelaksanaan PKS nanti tindak lanjuti antara Deputi kita dengan Deputi dari BGN. Insyaallah lebih cepat, lebih baik," tuturnya.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bogor M Rusli Prihatevy menyampaikan dengan tegas bahwa DPRD Kota Bogor akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang diinisiasi oleh Kemendukbangga/BKKBN. "Melalui tiga fungsi yang ada di DPRD, pengawasan, anggaran dan legislasi. Tentu akan kami maksimalkan agar program MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita yang diinisiasi oleh pak Menteri Wihaji bisa berjalan maksimal," jelasnya.

Baca Juga

DPRD dan Pemkot Bogor Siap Bersinergi Realisasikan Pembangunan 2025-2030

Rusli berharap program MBG ini bisa menjadi salah satu cara untuk menekan angka stunting di Kota Bogor.
Program ini juga dianggap Rusli sejalan dengan RPJPD Kota Bogor yang memiliki visi Kota Bogor menjadi Kota Sains Kreatif, Maju dan Berkelanjutan.

"Jadi semangat kami sama, visi kami sama, DPRD bersama pemerintah Kota Bogor dan semua unsur Forkopimda akan mendukung dan menyukseskan program ini agar angka stunting di Kota Bogor bisa ditekan dan menjalankan visi RPJPD," tutupnya.

(poe)

Read Entire Article
Prestasi | | | |