Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri

5 hours ago 11

loading...

Sepanjang 2025 hingga awal 2026, di Indonesia mencatat perkembangan kebutuhan tenaga kerja lintas industri. Foto/Dok

JAKARTA - Sepanjang 2025 hingga awal 2026, Staffinc, perusahaan penyedia solusi ketenagakerjaan di Indonesia mencatat perkembangan kebutuhan tenaga kerja lintas industri . Hal ini ditandai dengan penguatan kapabilitas di sektor Fast-Moving Consumer Good (FMCG) serta meningkatnya tuntutan terhadap kualitas dan kesiapan tenaga kerja.

Tren ini mencerminkan pergeseran kebutuhan bisnis, di mana tenaga kerja tidak lagi hanya dituntut siap kerja, tetapi juga mampu mendorong kinerja secara langsung. Fenomena ini sejalan dengan laporan World Economic Forum bertajuk “The Future of Jobs Report 2023” menunjukkan bahwa sekitar 44% keterampilan pekerja perlu diperbaharui dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Kondisi Ketenagakerjaan RI Lampu Kuning, 1,5 Juta Calon Pekerja Tak Terserap Setiap Tahun

Mendorong perusahaan untuk semakin fokus pada tenaga kerja yang adaptif, produktif, dan mampu berkontribusi langsung terhadap hasil bisnis. Kompleksitas operasional yang semakin tinggi, mulai dari distribusi multi-channel hingga tuntutan kecepatan dan konsistensi layanan, juga membuat perusahaan membutuhkan visibilitas yang lebih kuat terhadap performa tenaga kerja di lapangan.

Fokus Staffinc di 2026

Read Entire Article
Prestasi | | | |