loading...
Ahmad Hukam, seorang mahasiswa tahun pertama di Ahlul Bayt International University Teheran Iran yang berhasil dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Foto/Niko Prayoga
TANGERANG - Perang Amerika Serikat-Israel vs Iran berdampak terhadap beberapa sektor di Iran, termasuk pendidikan. Kegiatan belajar mengajar di berbagai tingkat termasuk perguruan tinggi harus terhenti.
Ahmad Hukam, seorang mahasiswa tahun pertama di Ahlul Bayt International University Teheran, Iran yang berhasil dipulangkan oleh Kementerian Luar Negeri, menceritakan tentang kegiatan kuliahnya yang harus terhenti.
Mahasiswa jurusan Sejarah Peradaban Islam itu mengaku kampusnya sudah menghentikan proses belajar mengajar sejak 20 Februari 2026 atau 2 Ramadan 1477 Hijriah sampai waktu yang belum ditentukan.
Baca Juga: Iran Masih Berpengaruh Kuat di Selat Hormuz, Trump Ditekan untuk Hentikan Perang
"Terputus, karena yang pertama semenjak perang dari di tanggal 2 Ramadan kemudian kesyahidan Ayatollah Ali Khamenei berkabung tujuh hari. Kemudian kalau misalkan perang ini terus berlanjut saya enggak tahu bakalan lanjut atau memang benar-benar terputus," ungkap Hukam saat diwawancarai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (10/3/2026) malam.


















































