Purbaya Soal Nasib Harga BBM Subsidi: Kita Lihat Sebulan Ini

2 hours ago 4

loading...

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rangkaian kunjungan kerja di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (10/3/2026). FOTO/Anggie Ariesta

JAKARTA - Pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat, meskipun ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak dunia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, skema subsidi saat ini masih tetap dipertahankan untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

"Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM," ujar Purbaya usai melakukan kunjungan kerja di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (10/3/2026).

Baca Juga: Minyak Dunia Melambung, Pemerintah Buka Opsi Kerek Harga BBM Subsidi

Keyakinan pemerintah untuk tidak serta-merta menaikkan harga BBM subsidi ditopang oleh kondisi stok energi domestik yang masih aman serta rata-rata harga minyak dunia yang secara kumulatif masih berada di bawah batas asumsi makro dalam APBN. Dengan ruang fiskal yang dinilai masih memadai dianggap mampu menyerap dampak kenaikan harga energi global tanpa dibebankan langsung kepada masyarakat.

Meski demikian, pemerintah akan terus memantau dinamika pasar energi global. Terkait evaluasi harga BBM bersubsidi, pihaknya akan melakukan pemantauan secara intensif selama satu bulan ke depan untuk melihat perkembangan situasi, termasuk potensi eskalasi konflik yang dapat mempengaruhi harga minyak lebih lanjut.

"Kita lihat sebulan ini, kita lihat gimana sih keadaannya. Nanti kalau satu bulan semuanya berubah, kita akan evaluasi secara menyeluruh, yang jelas kita akan pastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terganggu," kata Purbaya.

Read Entire Article
Prestasi | | | |