Rupiah Rontok di Tengah Perang AS-Iran, Hari Ini Sentuh Rp16.872 per Dolar AS

5 hours ago 3

loading...

Pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu perang udara AS dan Israel terhadap Iran yang meluas pada hari Senin dengan Israel menyerang Lebanon. Foto/Dok

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis pada akhir perdagangan Selasa (3/3/2026), usai turun 4 poin atau sekitar 0,02% ke level Rp16.872 per dolar AS. Pelemahan kurs rupiah juga terlihat dalam data JISDOR BI, dimana hari ini bertengger pada posisi Rp16.870/USD, atau lebih rendah dari kemarin Rp16.848.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu perang udara AS dan Israel terhadap Iran meluas pada hari Senin dengan Israel menyerang Lebanon. Lalu Iran membalas dengan serangan terhadap infrastruktur energi di negara-negara Teluk dan terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.

“Kapal tanker dan kapal kontainer juga menghindari jalur air tersebut karena perusahaan asuransi telah membatalkan pertanggungan mereka untuk kapal-kapal tersebut, sementara tarif pengiriman minyak dan gas global telah melonjak,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Dibunuh AS-Israel, Rupiah Terjungkal ke Rp16.868 per USD

Kekhawatiran tentang transit di jalur air tersebut meningkat setelah media Iran melaporkan pada hari Senin bahwa seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran mengatakan Selat Hormuz ditutup dan memperingatkan Iran akan menembak kapal mana pun yang mencoba melewatinya. Sekitar 20% minyak dan gas dunia melewati Selat Hormuz.

Read Entire Article
Prestasi | | | |