loading...
Gelaran Musik Jakarta 2026 di area The Terrace–Cibis Park sambut HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026). FOTO/IST
JAKARTA - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta ke-499, ruang publik dan kawasan bisnis tak lagi hanya identik dengan aktivitas kerja. Cibis Park menghadirkan pendekatan berbeda melalui Gelaran Musik Jakarta 2026, sebuah perayaan yang menyatukan denyut musik jazz modern dengan warna khas Betawi sebagai simbol identitas budaya ibu kota yang terus bergerak menuju usia lima abad.
Digelar pada Senin (22/6/2026) pukul 17.00–20.00 WIB di area The Terrace, Cibis Park, acara ini menjadi panggung kolaborasi lintas generasi sekaligus ruang temu antara budaya lokal dan gaya hidup urban.
Mengusung tema Jakarta Menuju 5 Abad, pertunjukan ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa pesan bahwa modernitas dan akar budaya dapat tumbuh berdampingan.
Presiden Direktur PT Bhumyamca Sekawan (Cibis Park), Achmad Umar, mengatakan bahwa perpaduan jazz modern dan nuansa Betawi dipilih untuk memperkuat semangat pelestarian budaya lokal sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Jakarta adalah kota yang tumbuh dari keberagaman budaya dan kreativitas masyarakatnya. Cibis Park ingin menjadi bagian dari perjalanan Jakarta menuju lima abad dengan menghadirkan ruang yang tidak hanya mendukung aktivitas bisnis, tetapi juga memberikan nilai kemanusiaan, seni, dan kebudayaan," ujar Achmad.
Menurutnya, kawasan urban masa kini perlu memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar pusat aktivitas ekonomi. Kehadiran ruang kreatif dinilai penting untuk menciptakan interaksi yang sehat, inspiratif, dan relevan dengan dinamika masyarakat perkotaan.
Gagasan tersebut mendapat dukungan dari Agus Takari, Ketua Komunitas Cinere Jazz Society sekaligus penggagas acara. Ia menilai jazz memiliki kekuatan menyatukan berbagai latar belakang dan generasi.


















































