loading...
SIG menargetkan ekspor sekitar 450 ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan fasilitas dermaga dan produksi untuk ekspor di Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari strategi memperluas pasar internasional dan memperkuat daya saing industri semen nasional di tengah kondisi kelebihan kapasitas industri domestik. Fasilitas tersebut akan menjadi basis utama ekspansi ekspor SIG, khususnya ke pasar Amerika Serikat (AS).
"Momentum peresmian fasilitas ekspor ini membawa SIG pada tujuan utama yaitu menciptakan peluang pertumbuhan, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional melalui produk hasil karya anak bangsa," ujar Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Fasilitas ekspor yang memiliki kapasitas hingga 1 juta ton semen per tahun itu dikembangkan melalui kerja sama strategis antara anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang. Melalui kolaborasi tersebut, SIG menargetkan ekspor sekitar 450 ribu metrik ton semen tipe khusus ke Amerika Serikat secara bertahap sepanjang 2026.
Menurut Indrieffouny, transformasi bisnis yang dijalankan SIG tidak hanya berfokus pada penguatan pasar domestik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kontribusi pasar ekspor guna memperluas sumber pertumbuhan dan meningkatkan utilisasi kapasitas produksi.
Ia menilai langkah ekspansi global menjadi penting mengingat industri semen nasional saat ini menghadapi tantangan kelebihan pasokan. Karena itu, pelaku usaha dituntut terus berinovasi dan menjalankan strategi yang mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.














































