loading...
Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen mengalami luka di bagian tangan saat menghadang proses eksekusi Hotel Sultan di Kawasan GBK, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Foto: Achmad Al Fiqri
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen mengalami luka di bagian tangan saat menghadang proses eksekusi Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Kivlan mengalami luka pada bagian tangan kirinya lantaran tergores kawat berduri yang membentang di lobi hotel. Luka itu diperban dengan noda darah.
Dia terluka karena ada yang menarik badannya dari belakang. Kala itu, Kivlan berdiri tepat di belakang kawat berduri untuk melobi aparat tak melakukan eksekusi. "Luka karena dorongan dari belakang, saya mau ini langsung kena kawat berduri," ujar Kivlan.
Kendati terluka, Kivlan tak masalah. Baginya, luka itu menjadi perjuangannya. "Nggak apa-apa, jadi ada darah saya untuk perjuangan," ucapnya.
Baca juga: Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menuturkan eksekusi dilakukan untuk menarik aset negara dari pihak lain. "Hari ini kita semuanya akan menyaksikan pelaksanaan eksekusi perkara yang sudah beberapa tahun lalu masuk ke ranah hukum pengadilan," katanya.


















































