loading...
Workshop Pengasuh Pesantren Batch-2 yang digelar di Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon. FOTO/IST
CIREBON - Masa depan pesantren tidak ditentukan oleh besarnya tantangan, melainkan oleh keberanian untuk berubah. Ketika pesantren mampu mengelola kualitas, memanfaatkan teknologi, dan membangun kepercayaan publik, pertumbuhan bukan lagi sekadar harapan, melainkan keniscayaan.
Semangat itulah yang menjadi ruh Workshop Pengasuh Pesantren Batch-2 yang digelar di Joglo Agung Pesantren VIP Bina Insan Mulia 2 Cirebon. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program untuk 5.000 pengasuh pesantren di seluruh Indonesia yang dilaksanakan sepenuhnya oleh Imam Jazuli Foundation.
Workshop dibuka oleh Direktur Pesantren Kemenag Basnang Said, Kakanwil Kemenag Jabar Dudu Rohman, Kepala Kemenag Kabupaten Cirebon Slamet, Kepala Kemenag Banjar Ahmad Fikri Firdaus, dan Kepala Kemenag Subang Badruzzaman.
Kemenag mengapresiasi inisiatif dan komitmen KH. Imam Jazuli karena bersedia berbagi pengalaman dalam sebuah pembelajaran yang intensif dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang belum bisa dilakukan oleh Kemenag kepada para pengasuh pesantren.
Ikut membuka workshop di hari itu juga Ketua PWNU Jawa Barat, KH. Juhadi Muhamad, SH, beserta 8 Ketua PCNU di wilayah Jawa Barat. Yaitu PCNU Pangandaran (KH. R. Hilal Farid), PCNU Banjar (KH. Rohidi F), PCNU Kab Tasikmalaya (KH. Atam Rustam), PCNU Kota Sukabumi (KH. Anas Syakirillah), PCNU Kab. Ciamis (KH. Arif Ismail C.), dan PCNU Kota Bandung (KH. Ahmad Haedari), dan PCNU Kota Tasikmalaya (KH. Dr. Dudu Rohman).
Para tokoh menyampaikan kekaguman atas kesediaan Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia, sebagai pesantren terbesar di Jawa Barat dengan santri lebih dari 5.000, untuk berbagi kesuksesan dengan lain dan mendorong para peserta untuk menjadikan Pesantren Bina Insan Mulia sebagai referensi.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal. Menurut panitia, setelah menyeleksi lebih dari 250 data yang masuk, akhirnya terpilih hanya 126 pengasuh pesantren dari wilayah Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, kota Tasik Malaya, Garut, Bandung, Cimahi, Cianjur, dan Sukabumi.


















































