loading...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam. Foto/ Dok SindoNews
JAKARTA - Sebuah bencana senyap, yang mampu memutuskan hubungan umat manusia dengan ruang angkasa, diam-diam terbentuk puluhan ribu kilometer di atas kepala kita.
Menurut RT Rusia, para insinyur danilmuwankedirgantaraan dari beberapa negara baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius: orbit Bumi menjadi sangat padat karena puing-puing antariksa berkecepatan tinggi.
Yang paling mengkhawatirkan, bahkan jika umat manusia sepenuhnya menghentikan semua peluncuran roket, krisis puing antariksa tidak akan berhenti; bahkan, krisis tersebut hanya akan memburuk.
Menurut data dari jaringan pemantauan AS, saat ini terdapat lebih dari 33.000 keping puing yang mengorbit Bumi. Kepingan puing ini bergerak dengan kecepatan luar biasa, hingga 28.000 km/jam.
Dengan kecepatan yang sangat tinggi tersebut, bahkan kepingan puing terkecil pun memiliki daya hancur yang dahsyat, mampu menembus pesawat ruang angkasa, satelit, dan bahkan stasiun ruang angkasa berawak secara instan.
Menurut statistik, total berat puing-puing luar angkasa ini melebihi 15.800 ton, setara dengan berat sekitar 40 pesawat penumpang besar yang jatuh dan hancur berkeping-keping saat terbang dengan kecepatan tinggi di orbit.


















































