loading...
Warga Iran berkumpul di Lapangan Enqelab untuk memprotes Amerika Serikat dan Israel di Teheran, Iran, pada 12 April 2026. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency
TEHERAN - Lebih dari 26 juta orang di Iran telah mendaftar sebagai sukarelawan untuk dinas militer, menurut lembaga penyiaran negara (IRIB). IRIB mengatakan peningkatan jumlah sukarelawan ini merupakan bagian dari kampanye berjudul “Korbankan Hidupmu”.
IRIB mencatat para sukarelawan diharapkan akan dikerahkan bersama Garda Revolusi dan tentara reguler. Rencana juga mencakup pembentukan rantai manusia untuk melindungi target potensial.
Menurut lembaga penyiaran tersebut, daftar sukarelawan termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, sebagian besar menterinya, serta sejumlah besar pejabat, atlet, dan seniman.
Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf juga telah mendaftarkan namanya di antara para sukarelawan.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan Amerika Serikat (AS) dan Iran bersedia mengadakan putaran kedua pembicaraan tetapi belum ada tempat atau tanggal yang dipilih. Ditambahkan bahwa Lebanon tetap menjadi bagian dari gencatan senjata dua minggu yang saat ini berlaku.
Eropa mungkin hanya memiliki persediaan bahan bakar jet sekitar enam minggu lagi, kata Fatih Birol, kepala Badan Energi Internasional, seraya memperingatkan kemungkinan pembatalan penerbangan "segera" jika pasokan minyak tetap terblokir oleh perang.
Militer Israel telah menghancurkan Jembatan Qasmiyeh, jembatan penting di Lebanon selatan yang menghubungkan wilayah Tyre dan Sidon.


















































