loading...
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto berdialog dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa M7,7 Flores di Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (21/8/2026). Foto/Dok BNPB
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) melaporkan perkembangan terbaru penanganan bencana alam gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengungkapkan, tercatat terjadi 5.012 gempa susulan di wilayah NTT .
"Hari ini jumlah gempa susulan 5.012," kata Berton dalam jumpa pers, Sabtu (22/8/2026).
Gempa susulan tersebut terbesar tercatat Magnitudo 6,2 dan yang terkecil adalah M1,1. Menurutnya, dari ribuan kali gempa susulan tersebut, ratusan di antaranya dirasakan oleh warga. "Terbesar 6,2 terkecil 1,1. Gempa yang dirasakan warga 124 kali," ujarnya.
Baca Juga: Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Gempa NTT Bakal Dapat Bantuan dari Pemerintah
Berton juga mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal dunia gempa bumi di NTT hingga hari ini mencapai 87 orang. "Kami tetap sampaikan belasungkawa dukacita setulus-tulusnya masih bertambah jiwa yang meninggal gempa bumi. Pada hari ini kumulatif meninggal 87 jiwa," ucap Berton.


















































