72,2% Masyarakat Indonesia Ternyata Masih Sering Mengabaikan ‘Ritual Malam’ Ini, Apa Saja Dampaknya?

8 hours ago 7

Fimela.com, Jakarta - Merawat diri sebelum tidur kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup kaum urban masa kini. Mulai dari membersihkan wajah, memakai serum, hingga mengaplikasikan pelembap menjadi rangkaian self-care yang terasa menenangkan setelah menjalani hari yang panjang. Namun, di balik rutinitas tersebut, masih ada satu kebiasaan penting yang justru sering terlupakan, yaitu menyikat gigi sebelum tidur.

Padahal, langkah sederhana ini memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mulut sekaligus membantu menghindari biaya perawatan gigi yang tidak sedikit di kemudian hari. Sayangnya, kebiasaan tersebut belum menjadi rutinitas bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Kebiasaan Kecil yang Berdampak Besar pada Kesehatan Gigi

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 menunjukkan bahwa hanya 27,8% masyarakat Indonesia yang menyikat gigi sebelum tidur. Artinya, lebih dari 72% orang Indonesia masih berpotensi mengabaikan kebiasaan yang sebenarnya penting untuk menjaga kesehatan rongga mulut.

Menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), malam hari merupakan waktu ketika produksi air liur menurun secara alami. Kondisi tersebut membuat bakteri lebih mudah berkembang biak di dalam rongga mulut. Jika sisa makanan atau minuman manis masih menempel pada gigi, risiko terbentuknya plak, terkikisnya enamel, hingga gigi berlubang pun menjadi semakin besar.

Bukan hanya berdampak pada kesehatan, masalah gigi juga dapat memengaruhi kondisi finansial. Laporan Global Oral Health Status Report dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2022 mencatat bahwa biaya pengobatan dan perawatan kesehatan gigi menjadi salah satu pengeluaran kesehatan terbesar di dunia. Fakta ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan sejak dini menjadi langkah yang jauh lebih bijak dibandingkan harus menjalani perawatan ketika masalah sudah muncul.

Pencegahan Menjadi Investasi Terbaik untuk Senyum Sehat

Menjaga kesehatan gigi tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Rutinitas sederhana seperti menyikat gigi menggunakan pasta gigi dengan kandungan antiseptik dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri selama malam hari.

Salah satu kandungan yang dikenal mampu membantu menghambat perkembangan bakteri adalah Domiphen Bromide, agen antiseptik yang dipadukan dengan Sodium Carbonate untuk membantu menjaga keseimbangan pH rongga mulut hingga sekitar delapan jam atau selama waktu tidur orang dewasa.

Kombinasi tersebut kini dihadirkan dalam usmile Strength White, pasta gigi pemutih terbaru dari usmile Indonesia yang resmi diluncurkan pada 22 Juni 2026.

Tak hanya membantu menjaga kesehatan rongga mulut sepanjang malam, produk ini juga mengusung teknologi 3in1 Pro White yang memadukan Baking Soda dan Calcium Carbonate untuk membantu mengangkat noda pada permukaan gigi akibat konsumsi kopi, teh, maupun rokok.

Setelah noda berkurang, kandungan Tetrasodium Pyrophosphate bekerja melapisi enamel sehingga membantu mencegah noda baru kembali menempel. Dengan demikian, senyum tetap tampak lebih bersih sekaligus terlindungi.

"Kehadiran produk terbaru ini merupakan wujud nyata dari brand value usmile, yakni Prevention over Treatment. Menurut kami nilai ini semakin disadari oleh konsumen, yang tercermin pada penjualan usmile tercatat konsisten bertumbuh. Setelah sukses mencatatkan lonjakan penjualan eksponensial hingga 182% pada bulan Ramadan 2026 lalu, performa penjualan usmile di bulan April kembali meningkat sebesar 20%, bahkan produk terbaru kami Optical White berhasil jadi top produk oral care di TikTok Shop pada minggu kedua di bulan Juni 2026," terang Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia.

Perawatan Gigi Menjadi Bagian dari Investasi Kecantikan

Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat, pertumbuhan bisnis usmile justru menunjukkan tren yang positif. Kondisi makroekonomi pada pertengahan Juni 2026, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat menembus Rp18.200 per dolar AS hingga turunnya IHSG ke bawah level 5.400, turut memberikan tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Situasi tersebut juga sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah masyarakat kelas menengah menyusut dari 57 juta jiwa atau 21,4% pada 2019 menjadi 47 juta jiwa atau 17% pada 2024. Melihat kondisi tersebut, usmile menghadirkan peluang kemitraan melalui program affiliate marketing sebagai salah satu alternatif bagi masyarakat usia produktif untuk memperoleh penghasilan tambahan.

Potensi sektor ini pun terus berkembang. Berdasarkan data Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), jumlah kreator afiliasi aktif di Indonesia kini telah melampaui tiga juta orang. Pertumbuhan ekonomi digital membuka peluang bisnis yang semakin luas, termasuk bagi para mitra usmile. Didukung permintaan pasar yang tinggi serta performa penjualan yang terus bertumbuh, program afiliasi ini diharapkan mampu menjadi salah satu sumber pendapatan yang mendukung stabilitas finansial para kreatornya.

Michelle menilai kondisi ekonomi saat ini juga memunculkan fenomena Lipstick Effect, yakni ketika konsumen cenderung menunda pembelian bernilai besar, namun tetap bersedia mengalokasikan anggaran untuk produk perawatan premium yang memberikan manfaat nyata dalam kehidupan sehari-hari. "Hal ini membuktikan pergeseran perilaku konsumen yang kini memandang senyum sehat sebagai aset estetika utama, mempertegas bahwa oral care is the new part of beauty & care," jelasnya.

Ke depan, keberhasilan sebuah brand consumer goods dinilai bukan lagi semata-mata ditentukan oleh tingginya angka penjualan, melainkan juga dari kemampuannya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui perpaduan inovasi di bidang kesehatan preventif dan pemberdayaan ekonomi digital berbasis komunitas afiliasi, usmile ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya mendukung gaya hidup modern, tetapi juga membantu memperkuat ketahanan finansial masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

  • Wuri Anggarini
Read Entire Article
Prestasi | | | |