AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa

3 hours ago 6

loading...

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Felldy Utama

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) buka suara merespons polemik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang belakangan mendapat sorotan sejumlah parpol pendukung pemerintah lantaran dianggap masih ‘abu-abu’. Diketahui, PDIP mengambil peran sebagai partai penyeimbang pemerintah.

AHY menyampaikan bahwa Partai Demokrat tentu menghormati posisi semua partai politik, termasuk PDIP. “Saya menghormati semua partai politik yang memiliki sikap dan pandangan tertentu. Semua punya agenda, semua punya kepentingan. Tapi marilah kita meletakkan kepentingan bersama dan nasional kita di atas kepentingan partisan," kata AHY di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2026).

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga mengatakan bahwa Demokrat tentu memiliki kepentingan tersendiri. Bahkan, soal sikap partai, Demokrat juga pernah menjadi oposisi.

Baca juga: Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan

"Demokrat juga tentu punya kepentingan, punya tujuan, dan kami juga pernah di oposisi, kami pernah menjadi the ruling party. Sehingga bisa dikatakan Demokrat itu punya kelengkapan dalam pengalaman dan track record. Kami syukuri semua itu. Tentu masing-masing dengan konsekuensi dengan tantangan yang berbeda-beda," ujarnya.

AHY mengatakan bahwa ketika ikut dalam partai koalisi pendukung pemerintah, maka perannya harus menjaga kelancaran program pemerintah. Sebaliknya, kata dia, ketika menjadi oposisi, harus memberi kritik membangun.

Read Entire Article
Prestasi | | | |