loading...
Maskapai penerbangan dan kelompok bisnis di AS memperingatkan potensi kekacauan besar jika pemerintah membatasi pemrosesan penerbangan internasional di sejumlah bandara utama. FOTO/Reuters
WASHINGTON - Maskapai penerbangan dan kelompok bisnis di Amerika Serikat (AS) memperingatkan potensi kekacauan besar jika pemerintah membatasi pemrosesan penerbangan internasional di sejumlah bandara utama. Kebijakan tersebut dinilai dapat mengganggu perjalanan jutaan penumpang serta distribusi barang global.
"Penghentian operasional bea cukai di bandara utama berpotensi menimbulkan kekacauan yang tidak perlu dalam sistem transportasi udara nasional," demikian pernyataan bersama U.S. Chamber of Commerce, Airlines for America, dan sejumlah asosiasi industri lainnya dikutip dari Reuters, Sabtu (30/5/2026).
Baca Juga: Joy Air Bangkrut, Ribuan Penumpang di China Telantar
Peringatan ini muncul setelah Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin menyatakan pemerintah berpotensi menghentikan pemrosesan penumpang dan kargo internasional di Bandara Newark Liberty, New Jersey. Kebijakan tersebut dipicu minimnya dukungan aparat lokal terhadap otoritas imigrasi federal.
Selain Newark, pemerintah juga mempertimbangkan langkah serupa di lebih dari selusin bandara di kota-kota yang disebut sebagai "sanctuary cities", seperti Boston, Denver, Philadelphia, Chicago, Los Angeles, Seattle, dan San Francisco.
Kelompok industri menilai kebijakan ini akan berdampak luas karena jaringan penerbangan internasional saling terhubung. Gangguan di beberapa bandara utama berpotensi merambat ke seluruh sistem, memengaruhi penumpang, pengiriman kargo, rantai pasok, hingga aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.


















































