AS Beri Israel Waktu Seminggu untuk Akhiri Perang dengan Iran

4 hours ago 3

loading...

Asap mengepul dari area dekat Jalan Piruzi menyusul serangan udara AS-Israel yang dilancarkan pada 4 Maret 2026 di Teheran, Iran. Foto/Fatemeh Bahrami/Anadolu Agency

WASHINGTON - Satu surat kabar mengutip sumber yang mengatakan perubahan rezim di Teheran tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, karena hal itu akan membutuhkan intervensi militer darat atau kembalinya protes internal skala besar, yang saat ini tampaknya tidak mungkin terjadi. Laporan itu muncul di tengah perang yang masih berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

Sumber tersebut juga menunjuk pada perbedaan besar dalam cara Washington dan Tel Aviv menilai perang tersebut.

Pemerintahan AS terutama khawatir tentang dampak konflik terhadap harga minyak dan ekonomi global, sementara Israel mengklaim operasi militernya telah mencapai keuntungan yang signifikan.

Sebelumnya kemarin, surat kabar Politico melaporkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump belum melakukan penilaian menyeluruh tentang konsekuensi konflik dengan Iran ketika melancarkan konfrontasi tersebut, yang telah berdampak langsung pada harga minyak.

Laporan tersebut mengutip para ahli ekonomi yang mengatakan pemerintahan Trump meremehkan dampak konfrontasi tersebut, menyebabkan harga bensin naik 60 sen per galon dalam waktu kurang dari dua minggu, meskipun tingkat produksi di Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |