loading...
Harga minyak dunia turun tajam setelah AS dan Iran mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. FOTO/AP
JAKARTA - Harga minyak dunia turun tajam setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran mengumumkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Kabar tersebut memicu optimisme pasar terhadap pemulihan pasokan energi global dan meredakan kekhawatiran gangguan distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah.
"Kesepakatan dengan Iran kini telah selesai," ujar Presiden AS Donald Trump dalam akun Truth Social pada Minggu (14/6/2026) petang dikutip dari CNN, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Merespons perkembangan tersebut, harga minyak Brent turun 3,9% menjadi sekitar USD84 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 4,8% ke kisaran USD81 per barel. Jika bertahan pada level tersebut hingga penutupan perdagangan, harga minyak akan menjadi yang terendah sejak awal Maret 2026, hanya beberapa hari setelah konflik pecah.
Sebelumnya, pasar telah mengantisipasi tercapainya kerangka kesepakatan pada akhir pekan ini. Pada perdagangan Jumat (12/6), harga minyak untuk pertama kalinya sejak pekan pertama konflik kembali berada di bawah USD90 per barel. Namun demikian, harga masih jauh di atas level sebelum perang yang berada di bawah USD70 per barel.


















































