loading...
Dokumen strategi kontra-terorisme nasional AS kecam sekutu-sekutu NATO yang kaya karena menjadi inkubator ancaman teror. Foto/White House
WASHINGTON - Presiden Donald Trump telah menandatangani strategi kontra-terorisme nasional Amerika Serikat (AS) yang baru. Dokumen itu menggambarkan sekutu-sekutu NATO yang kaya di Eropa Barat sebagai "target sekaligus inkubator ancaman teror".
Selain itu, dokumen tersebut menyoroti kartel narkoba dan ekstremis sayap kiri yang kejam sebagai bahaya besar bagi Amerika.
Baca Juga: Terungkap, Trump Tiba-tiba Hentikan Project Freedom karena Arab Saudi Marah
Dokumen setebal 16 halaman, yang dirilis oleh Gedung Putih pada hari Rabu waktu Washington, menyatakan kebijakan kontra-terorisme Washington akan dipandu oleh prinsip-prinsip "America First", "akal sehat", dan "Perdamaian melalui Kekuatan".
Strategi tersebut mencantumkan tiga kategori utama ancaman terorisme yang dihadapi AS: “narkoterorisme dan geng transnasional", “teroris Islamis lama", dan “ekstremis sayap kiri yang melakukan kekerasan, termasuk anarkis dan antifasis".
Bagian terpisah dikhususkan untuk sekutu-sekutu NATO yang kaya, yang diduga telah mengubah Eropa menjadi lingkungan yang permisif bagi “budaya asing” yang merencanakan serangan terhadap warga Eropa dan Amerika.











































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489013/original/017536600_1769776656-WhatsApp_Image_2026-01-28_at_1.40.19_PM.jpeg)






