Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar

3 hours ago 9

loading...

Kemenag kembali membangun Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, yang hilang akibat diterjang banjir. Foto/SindoNews

ACEH - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 Pidie Jaya, Aceh, yang hilang akibat diterjang banjir pada akhir November 2025 mulai dibangun kembali di lokasi baru. Proses pembangunan gedung madrasah tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh, Azhari, mengatakan pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 6.200 meter persegi yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi madrasah sebelumnya.

"Tahapan pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya ini sudah berlangsung sekitar sebulan lalu," kata Azhari dikutip Minggu (14/6/2026).

Baca juga: Pemulihan Pascabencana, 3.084 Sekolah di Sumatera Direvitalisasi

Menurut Azhari, lokasi MIN 5 Pidie Jaya yang lama kini telah berubah menjadi aliran sungai akibat dampak banjir yang terjadi pada akhir 2025. Ia menjelaskan, saat ini pembangunan masih berada pada tahap penimbunan tanah. Progres penimbunan telah mencapai sekitar 70 persen. "Pembangunan MIN ini sekarang baru tahap penimbunan tanah, sekitar 70 persen yang sudah tertimbun," ujarnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan di bangunan sementara yang telah disiapkan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar untuk pembangunan kembali MIN 5 Pidie Jaya. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan fisik gedung hingga penyediaan fasilitas dan perlengkapan sekolah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |