Barat Kalah Berani? Kapal-kapal Asia Siap Terobos Selat Hormuz Lebih Dulu

3 hours ago 6

loading...

Di saat perusahaan pelayaran Barat masih gemetar menghadapi ancaman serangan dan blokade, pemilik kapal asal Asia diprediksi akan menjadi yang pertama berani menerobos Selat Hormuz. Foto/Dok

JAKARTA - Peta kekuatan di jalur energi tersibuk dunia, Selat Hormuz mulai bergeser. Di saat perusahaan pelayaran Barat masih gemetar menghadapi ancaman serangan dan blokade, pemilik kapal asal Asia diprediksi akan menjadi yang pertama berani menerobos selat tersebut di tengah gencatan senjata AS-Iran yang rapuh.

Dalam pertemuan FT Commodities Global Summit di Swiss, para eksekutif pelayaran mengungkapkan bahwa kapal-kapal dari China, India, dan Irak memiliki toleransi risiko yang lebih tinggi dan siap membayar uang retribusi kepada Iran-hal yang tabu bagi perusahaan Barat karena takut terkena sanksi AS .

Ratusan kapal tanker dan kargo telah terjebak di dalam Teluk sejak akhir Februari, memicu gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah. Namun perusahaan pelayaran Asia memiliki kartu as yang tidak dimiliki perusahaan swasta Barat.

Baca Juga: 1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi

"Bagi perusahaan yang bersedia mengabaikan sanksi OFAC (Departemen Keuangan AS), mereka bisa lewat jika ada komunikasi antar-pemerintah. Apakah angkatan laut India atau China bisa mengirim konvoi? Ya, kemungkinan besar bisa," ujar Larry Johnson, kepala pengiriman global di Mercuria.

Read Entire Article
Prestasi | | | |