Berduka Atas Meninggalnya dr. Myta Aprilia, dr. Gia Pratama Ingatkan Hak Dokter Internship

4 hours ago 9

loading...

dr Gia Pratama (kiri) da Menkes Budi Sadikin Gunadi. Foto: Instagram

JAKARTA - Kepergian dr. Myta Aprilia Azmy, seorang dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi menyisakan duka mendalam bagi dunia kesehatan serta para pakar.

Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Dokter Umum sekaligus influencer di dunia kesehatan, dr. Gia Pratama. Dalam unggahan terbaru di akun instagramnya, ia turut menyampaikan duka cita atas meninggalnya dr. Myta dan mendoakan almarhumah ditempatkan di sisi terbaik Tuhan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya sejawat kita, dr. Myta Aprilia Azmi. Semoga Allah menerima amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkap dr. Gia, dikutip Minggu (3/5/2026).

Baca Juga : Dokter Muda yang Tak Lelah Mengedukasi Masyarakat dan Tangkal Hoaks Covid-19

Lebih lanjut, ia menyampaikan beberapa pesan mendalam bagi para dokter internship yang masih bertugas hingga saat ini. Ia berpesan agar tetap menjaga kesehatan meski status mereka adalah mengabdi sebagai dokter muda.

“Untuk teman-teman dokter internship, lelahmu valid. Sakitmu harus didengar. Keselamatanmu harus dijaga,” kata dia.

dr. Gia juga mengingatkan bahwa dokter internship bukanlah mesin jaga atau tenaga kerja yang bisa dibayar murah. Para dokter internship merupakan para dokter muda yang sedang mengabdi serta punya batasan kapasitas.

“Teman-teman bukan tenaga kerja murah dan bukan mesin jaga. dokter muda yang sedang belajar mengabdi tapi sekaligus manusia yang punya batas,” tutur dr. Gia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |