loading...
Tim software engineer Indonesia yang meraih juara di OpenAI Codex Hackathon Singapore. Foto/X @rwhendry.
JAKARTA - Inovasi teknologi untuk membantu atasi judi online ( judol ) membawa tim software engineer asal Indonesia berhasil menorehkan prestasi di ajang teknologi internasional dengan meraih juara kedua dalam OpenAI Codex Hackathon Singapore.
Tim tersebut beranggotakan tiga orang engineer Indonesia, salah satunya adalah Reynaldo Wijaya Hendry. Mereka memenangkan posisi runner-up melalui proyek bernama GambitHunter, sebuah sistem yang dirancang untuk membantu mengidentifikasi pelaku di balik situs judi online.
Melalui akun media sosial X miliknya, Reynaldo mengungkapkan bahwa ide proyek tersebut lahir dari keprihatinan terhadap maraknya judi online . Ia bahkan menulis secara satir, “Judi online (judol) berhasil membawa tim kami meraih juara 2 di OpenAI Codex Hackathon Singapore!”, dikutip Kamis (5/3/2026).
Baca juga: Kisah Adhiguna Kuncoro, Peneliti Indonesia di Google DeepMind London dan Kecanggihan Gemini
Reynaldo menjelaskan bahwa judi online merupakan masalah serius di Indonesia. Banyak korban terjerat utang akibat kecanduan, bahkan dalam sejumlah kasus memicu tindak kriminal. Dampaknya tidak hanya dirasakan individu, tetapi juga meluas ke masyarakat.


















































