Biaya Hidup Tinggi, Vance Peringatkan Adanya Minat yang Meningkat terhadap Sosialisme di AS

8 hours ago 13

loading...

Wakil Presiden AS JD Vance. Foto/anadolu

WASHINGTON - Partai Republik Amerika Serikat harus mengatasi tekanan ekonomi yang dihadapi warga Amerika atau berisiko mendorong lebih banyak kaum muda beralih ke sosialisme. Peringatan itu diungkap Wakil Presiden AS J.D. Vance.

Vance menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan Fox News pada hari Kamis, dengan menyoroti biaya perumahan dan pendidikan, akses terhadap pekerjaan bergaji layak, serta kemampuan membangun keluarga sebagai masalah-masalah utama.

"Respons kita terhadap hal itu tidak bisa hanya dengan mengabaikan kekhawatiran ekonomi yang menurut saya memicu meningkatnya minat terhadap sosialisme ini," kata Vance.

Ia menyoroti apa yang disebutnya sebagai investasi baru bernilai triliunan dolar yang masuk ke AS, seraya mengatakan hal itu akan menciptakan lapangan kerja bagi kelas menengah.

Ia juga menyebutkan upaya menstabilkan harga rumah dan dorongan pemerintah untuk menurunkan suku bunga, meskipun mengakui dampak dari kebijakan-kebijakan tersebut mungkin memerlukan waktu untuk dapat dirasakan.

"Peringatan saya kepada sesama anggota Partai Republik adalah: jika kita tidak menangani hal ini dengan benar, jangan salahkan kaum muda karena bersimpati pada sosialisme. Kita harus menyalahkan diri kita sendiri," ujar Vance.

Ia menambahkan Partai Republik tidak bisa membendung tren tersebut hanya dengan membela pasar bebas, seraya berkata, "Anda tidak bisa menghentikan sosialisme dengan melontarkan slogan-slogan tentang pasar bebas kepada masyarakat. Anda menghentikan sosialisme dengan memperbaiki kehidupan masyarakat."

Read Entire Article
Prestasi | | | |