Dampak Perang Iran dan Kenaikan Harga BBM, Tingkat Persetujuan Trump Turun ke Level Terendah

2 hours ago 9

loading...

Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu

WASHINGTON - Tingkat persetujuan publik terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turun ke level terendah selama masa jabatannya saat ini. Penurunan itu terjadi seiring meningkatnya ketidakpuasan publik atas dampak ekonomi dari perang dengan Iran.

Jajak pendapat Reuters/Ipsos yang dilakukan selama empat hari dan selesai pada hari Senin (27/4/2026) menemukan hanya 34% warga Amerika yang menyetujui kinerja Trump, turun dari 36% dalam survei sebelumnya yang dilakukan pada awal April.

Angka tersebut menandai penurunan yang stabil sejak Januari 2025, ketika Trump memulai masa jabatannya dengan tingkat persetujuan 47%.

Perang dengan Iran Memicu Ketidakpuasan Ekonomi

Penurunan persetujuan ini terjadi di tengah meningkatnya frustrasi atas dampak ekonomi dari agresi militer AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari.

Konflik tersebut telah memicu kenaikan tajam harga bahan bakar, dengan biaya bensin naik lebih dari 40% menjadi sekitar USD4,18 per galon.

Gangguan aliran energi global—khususnya penutupan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia—telah meningkatkan tekanan pada rumah tangga Amerika yang sudah bergulat dengan inflasi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |