loading...
Kekuatan Nuklir dari Luar Angkasa. Foto/:Daily
NEW YORK - Inisiatif Energi Nuklir Luar Angkasa yang diumumkan oleh pemerintahan Trump menunjukkan bahwa mereka bertujuan untuk mengembangkan teknologi nuklir di luar angkasa.
Pemerintahan Donald Trump hari ini mengumumkan strategi baru untuk meluncurkan tenaga nuklir ke luar angkasa melalui upaya kolaboratif antara lembaga sipil danmiliter, yang dapat memungkinkan Pentagon untuk mendemonstrasikan reaktor orbital dalam lima tahun ke depan, menurut memo Gedung Putih.
Strategi ini diperkenalkan oleh Michael Kratsios, Direktur Kantor KebijakanSainsdan Teknologi Gedung Putih, pada Simposium Antariksa yang diadakan di sini.
Inisiatif Energi Nuklir Antariksa Nasional AS pada dasarnya merupakan perwujudan dari perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump pada bulan Desember yang bertujuan untuk mencapai dominasi Amerika di ruang angkasa.
“Energi nuklir di luar angkasa akan menyediakan sumber listrik, panas, dan propulsi berkelanjutan yang penting untuk keberadaan robot dan akhirnya manusia dalam jangka panjang di Bulan, Mars, dan seterusnya. Implementasi Strategi Presiden akan membutuhkan koordinasipemerintahyang komprehensif, serta kreativitas dan tekad dari industri luar angkasa,” kata Kratsios.
Selain itu, Bapak Kratsios juga menyatakan bahwa Kebijakan Transportasi Antariksa Nasional yang akan datang akan mendorong mitra sektor swasta untuk berinvestasi bersama dalam infrastruktur peluncuran roket.
Memorandum tersebut dengan jelas menyatakan bahwa energi nuklir untuk antariksa akan menerima “perhatian dan fokus tingkat tinggi” dari cabang eksekutif “untuk menciptakan peta jalan yang ambisius dan layak.”


















































