loading...
BMKG memastikan aktivitas gempa susulan setelah gempa bumi M7,7 di Flores, NTT mulai memasuki fase peluruhan. Hingga hari ini tercatat ada 15.722 gempa susulan. Foto/Dok.SindoNews
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan aktivitas gempa susulan setelah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai memasuki fase peluruhan. Hingga hari ke-31 atau Selasa 15 September 2026 pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat 15.722 gempa susulan.
Plh. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan mengatakan, gempa susulan tersebut memiliki magnitudo bervariasi mulai dari 0,9 hingga 6,2. Dari ribuan gempa susulan itu, sebanyak 190 kejadian dirasakan masyarakat.
Baca juga: Kantor Imigrasi Maumere dan Labuan Bajo Rusak Akibat Gempa Magnitudo 7,7
"Berdasarkan hasil pemantauan dan analisis gempa terkini pada hari ini, frekuensi gempa susulan harian maupun juga mingguan menunjukkan pola penurunan dan telah memasuki fase peluruhan," kata Ardhasena saat konferensi pers, Selasa (15/9/2026).


















































