loading...
Pemerintah diminta bergerak cepat dalam mengatasi dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 SR yang mengguncang Provinsi NTT, Sabtu (15/8/2026) pagi. Foto/BNPB
JAKARTA - Pemerintah diminta bergerak cepat dalam mengatasi dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 SR yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Keselamatan manusia menjadi prioritas sembari membuka jalur untuk keperluan dan penyaluran logistik.
“Pemerintah melalui BNPB, Polri, hingga TNI harus segera melakukan penyisiran ke daerah yang terdampak. Lakukan upaya pembukaan jalur agar akses bantuan dan logistik bisa masuk,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina.
Baca juga: Gempa NTT M7,7 Memicu Tsunami Mengulang Sejarah Gempa Flores 1992
Selain menyampaikan duka mendalam bagi mereka yang terdampak, termasuk 38 orang yang dilaporkan meninggal. Selly Gantina meminta langkah kemanusiaan segera dilakukan dengan menyisir lokasi terdampak, memeriksa puing reruntuhan dan mencari jika ada korban tambahan.
Di sisi lain, legislator Dapil Jabar VIII Cirebon-Indramayu itu juga mengapresiasi gerak cepat pemerintah pusat dan daerah, Kementerian/Lembaga, BNPB, Basarnas, TNI, Polri, serta seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9325082/original/036097800_1786802342-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_20.06.46.jpeg)































