loading...
Gempa bumi. Ilustrasi/Dok Sindo
JAKARTA - Aktivitas gempa susulan pascagempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Flores terus mengalami peluruhan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) memperkirakan aktivitas tersebut masih dapat berlangsung empat sampai enam bulan ke depan.
Namun, gempa yang terjadi pada periode tersebut diperkirakan mayoritas berkekuatan kecil dan hanya terdeteksi oleh alat pemantau gempa. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, berdasarkan analisis menggunakan sejumlah metode saintifik, gempa dengan magnitudo di atas 5 sudah mulai meluruh.
"Jadi berdasarkan data tersebut, kami menyimpulkan bahwa aktivitas gempa-gempa di atas 5 itu sudah mulai meluruh ya, sudah tidak ada aktivitas gempa di atas 5," ujar Wijayanto saat konferensi pers, Selasa (15/9/2026).
Baca Juga: Ikan Raksasa Pertanda Bencana Muncul sebelum Gempa Flores
Dia mengatakan, dalam satu minggu terakhir tidak tercatat lagi gempa dengan kekuatan di atas magnitudo 5. Mayoritas gempa yang terjadi berada di bawah magnitudo 4.
"Jadi gempa-gempa di bawah 4 itu biasanya hanya terjadi kerusakan ringan, bahkan gempa yang di bawah 3 itu hanya kemungkinan nanti akan tercatat alat," katanya.
Wijayanto menjelaskan, peluruhan aktivitas gempa masih dapat berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Namun, gempa tersebut diperkirakan tidak lagi berdampak signifikan terhadap masyarakat.


















































