Hadiri H20 Summit 2026, 48 Negara Dukung Wajib Halal Mulai Oktober

3 hours ago 3

loading...

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan memberikan keterangan kepada media usai penutupan The 5th Summit of Halal 20 (H20) 2026 di Jakarta, Minggu (20/9/2026). FOTO/IST

JAKARTA - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengatakan lebih dari 80 negara telah siap menerima kebijakan kewajiban sertifikasi halal Indonesia. Kesiapan tersebut, menurutnya, dibangun melalui sosialisasi dan komunikasi yang terus dilakukan Indonesia kepada komunitas halal internasional.

"Yes, 80 negara lebih dong yang telah siap untuk menerima ini semua, 48 di antaranya hadir langsung di Halal 20 Indonesia Summit ini. Dan kita telah sosialisasi semua itu," kata Haikal Hasan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai dukungan ekosistem halal luar negeri terhadap implementasi wajib halal di Indonesia, usai penutupan The 5th Summit of Halal 20 (H20) 2026 di Jakarta, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya, H20 2026 menjadi salah satu wadah strategis untuk memperluas pemahaman komunitas halal internasional mengenai kebijakan wajib halal Indonesia. Forum yang dihadiri langsung 48 negara tersebut juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan lembaga halal dari berbagai negara.

"Ini salah satu wadah dan wahana untuk memasyarakatkan dan memperluas pengetahuan tentang wajib halal Oktober. Artinya dunia telah menerima, dunia telah siap," ujarnya.

Haikal menegaskan, kesiapan Indonesia untuk melaksanakan kewajiban sertifikasi halal juga tidak berubah. Pemerintah akan melaksanakan kebijakan tersebut sesuai amanat peraturan perundang-undangan, dengan terus membangun kesiapan bersama seluruh pemangku kepentingan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |