loading...
TV Prancis siarkan dokumenter simulasi serangan nuklir dengan Tel Aviv, Israel, sebagai target. Foto/Ynet
PARIS - Stasiun televisi (TV) Prancis, RMC Decouverte, telah menyiarkan sebuah dokumenter simulasi serangan nuklir di masa depan. Yang membuat heboh adalah kota Tel Aviv di Israel muncul sebagai target serangan nuklir dalam simulasi tersebut.
Dokumenter berupa gambar 3D itu sebenarnya untuk menampilkan masa depan persenjataan Prancis dari seluruh platformnya.
Baca Juga: Iran Bilang Mudah Miliki Senjata Nuklir: Keluar dari NPT dan Revisi Doktrin Nuklir
Dokumenter berjudul "Nouveau Rafale, drones et canons: la revolution dans l'armement francais [Rafale Baru, Drone dan Meriam: Revolusi Persenjataan Prancis]" itu ditayangkan pada 1 September lalu.
Tayangan tersebut membahas generasi berikutnya sistem persenjataan Prancis, termasuk jet tempur Rafale F5 dan rudal nuklir hipersonik masa depan ASN4G yang dirancang untuk diluncurkan dari pesawat.
Rudal tersebut belum beroperasi saat ini. Sejumlah laporan menyebut ASN4G dapat memiliki daya ledak 10 hingga 20 kali lebih besar dibandingkan bom Hiroshima dan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer.
Menurut situs Brussels Signal, badan pengadaan pertahanan Prancis; Direction Generale de l'Armement (DGA), memerintahkan pengembangan rudal tersebut pada awal Juni dengan target mulai digunakan sekitar 2035.
Menurut laporan Liberation, peneliti Prancis Heloise Fayet, yang mengkhususkan diri pada isu nuklir di Institut Hubungan Internasional Prancis (IFRI), mengidentifikasi kota yang ditampilkan dalam simulasi sebagai Tel Aviv, bukan lokasi fiktif seperti yang mungkin diasumsikan dalam sebuah ilustrasi.


















































