loading...
Rekaman saat serangan drone Hizbullah menewaskan 4 tentara Israel di Lebanon selatan. Foto/media militer hizbullah
BEIRUT - Empat tentara Israel, beberapa di antaranya kritis, terluka selama bentrokan dengan pejuang Hizbullah di kota Beit Yahoun, Lebanon selatan. Kabar terbaru itu diungkap media Israel.
Laporan mengatakan para pejuang Perlawanan menyergap unit infanteri Israel menggunakan RPG dan tembakan senjata ringan. Para korban luka berasal dari Brigade ke-769, sementara satu helikopter militer mengevakuasi mereka ke Rumah Sakit Rambam di Haifa.
Sebelumnya pada hari itu, militer Israel mengkonfirmasi kematian seorang tentara lain selama apa yang mereka sebut sebagai "aktivitas operasional" di Lebanon selatan, tanpa mengungkapkan detail lebih lanjut.
Penembakan Israel Berlanjut
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan artileri Israel menembakkan sekitar 10 peluru ke pinggiran Baraachit dan Beit Yahoun, sementara pasukan Israel juga melakukan tembakan senapan mesin ke arah Beit Yahoun.
Hezbollah mengatakan operasi militer Israel yang berkelanjutan merupakan "pelanggaran terang-terangan" terhadap perjanjian gencatan senjata. Kelompok pejuang itu menambahkan mereka memantau semua pelanggaran Israel terhadap gencatan senjata.
Gencatan senjata tersebut menyusul nota kesepahaman AS-Iran, di mana permusuhan di front Lebanon diharapkan akan berhenti.
Meskipun Hezbollah mengatakan telah mematuhi perjanjian tersebut, pasukan Israel terus melakukan serangan udara, penembakan, dan operasi darat di seluruh Lebanon selatan.














































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4847741/original/052423500_1717056787-excited-couple-laughing-looking-smartphone.jpg)



