Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global

22 hours ago 30

loading...

Indonesia dinilai berpeluang menjadi pemimpin dalam rantai pasok baterai global berkat cadangan nikel yang mencapai 40% lebih dari total cadangan dunia. Foto/Dok

JAKARTA - Indonesia dinilai berpeluang menjadi pemimpin dalam rantai pasok baterai global berkat cadangan nikel yang mencapai 40%lebih dari total cadangan dunia. Potensi tersebut menjadi modal besar untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri baterai dan kendaraan listrik , meski masih diperlukan penguatan hilirisasi serta pengembangan kapasitas manufaktur agar mampu bersaing di tingkat global.

Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), Filda C. Yusgiantoro mengatakan, Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok baterai dunia. Namun menurutnya, potensi tersebut belum sepenuhnya mampu mendorong pengembangan industri baterai berbasis nikel.

Ia menambahkan, pengembangan industri baterai merupakan isu strategis karena berperan dalam mendukung stabilitas sistem energi, dekarbonisasi sektor industri, dan percepatan pengembangan kendaraan listrik. Baca Juga: 4 Negara Penghasil Nikel Terbesar di Dunia, Cadangan Indonesia Paling Banyak

“Indonesia memiliki posisi strategis dalam rantai pasok baterai global melalui cadangan nikel yang mencapai lebih dari 40 persen cadangan dunia," ujarnya dalam kegiatan PYC Talks Vol. 3 bertema Diseminasi Studi: Analisis Pengolahan dan Manufaktur Baterai di Indonesia yang digelar di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Read Entire Article
Prestasi | | | |